Penggunaan Tanda Pisah dan Garis Bawah Dalam URL

Posted on

Awalnya terjadi perdebatan di kalangan praktisi SEO tentang penggunaan tanda pisah [ – ] (Hyphen) dan garis bawah [ _ ] (Underscore) pada url atau alamat lengkap untuk halaman dan artikel. Mengapa hal ini terjadi? Salah satu penunjang keberhasilan SEO adalah penggunaan URL, maka para webmaster berusaha untuk mengikuti konsep dasar yang sesuai dengan algoritme agar ramah dengan mesin pencari untuk menghasilkan peringkat terbaik.

Mesin pencari Google awalnya tidak mempermasalahkan penggunaan URL. Misalkan http://lenteraseo.com/?p=557 akan tetp dapat terbaca oleh bot dan dapat terindeks dengan baik. Namun, seiring perkembangan, agar URL juga dapat terbaca dengan baik oleh pengunjung maka penggunaan URL yang ramah sangat dianjurkan, misalkan http://lenteraseo.com/penggunaan-tanda-pisah-dan-garis-bawah-dalam-seo.

Dengan adanya perkembangan ini, maka terjadi perdebatan apakah menggunakan tanda pisah [ – ] (Hyphen) atau garis bawah [ _ ] (Underscore) pada url? Apakah Google mengakui keduanya sebagai pemisah kata?

Pada tahun 2007  banyak orang menganggap bahwa garis bawah diperlakukan sebagai pemisah kata. Akhirnya pada tahun 2009 Matt Cutts memposting di blognya untuk memperbaiki persepsi orang dan menegaskan kembali di tahun 2010 bahwa memang harus menggunakan tanda hubung untuk URL SEO, Google tidak memperlakukan garis bawah sebagai pemisah kata.

 

URL SEO Menggunakan Tanda Hubung (Hyphen)

Saat ini, jika ada pertanyaan apakah akan menggunakan tanda pisah [ – ] atau garis bawah [ _ ] (Underscore) untuk memisahkan kata pada url? Jawaban singkatnya adalah harus menggunakan tanda hubung [ – ] untuk URL SEO Anda.

Alasannya adalah Google memperlakukan tanda hubung sebagai pemisah kata bukan garis bawah. Penggunaan garis bawah [ _ ] (Underscore) dianggap oleh Google sebagai penyambung kata, sehingga “/blog_lentera_seo” dianggap sama dengan “bloglenteraseo”. Hal ini tentu saja kurang bagus menurut seo berkaitan dengan kata kunci (keyword). blog-lentera-seo akan menghasilkan 3 kata kunci sedangkan bloglenteraseo akan dianggap 1 kata kunci.

Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Google sendiri, bahwa menggunakan garis bawah dalam URL akan memiliki peringkat yang lebih rendah di hasil pencarian. URL SEO harus menggunakan tanda hubung  (hyphen) untuk memisahkan kata-kata. Jangan gunakan garis bawah atau jangan mencoba untuk menggunakan ruang (spasi kosong) kalau tidak ingin hancur di SERP.

Beberapa kutipan dari Matt Cutts salah satu arsitek spam Google

“If you are going to make a site and you’re starting fresh, so you’ve got a blank slate to work with, I would probably go ahead and go with dashes. I would continue to go with dashes at lease for the foreseeable future.”

“Nobody’s slated to be working on that so at least for the time being it’s better to use the dash.”

Pada bulan Agustus 2011 Matt Cutts membuat video penegasan bahwa tanda hubung adalah cara untuk mendapatkan URL SEO, dan akan tetap berlaku untuk masa yang akan datang.

Tanda Pisah dan Garis Bawah Dalam URL – Lentera SEO

One thought on “Penggunaan Tanda Pisah dan Garis Bawah Dalam URL

  1. selamat malam, terima kasih atas share artikelnya Gan, saya juga pernah baca kalau saat ini google membaca dengan tanda pisah bukan tanda garis bawah, terima kasih Gan, salam sukses selalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *