Perbedaan Gadai Kendaraan Dengan BPKB

Posted on

Seringkali masyarakat menganggap mengadakan unit kendaraan adalah sama dengan menggadaikan BPKB. Padahal kedua layanan program gadai yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan tersebut memiliki perbedaan yang mendasar. Meskipun  pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia belum mengeluarkan regulasi khusus program gadai barang, perusahaan pembiayaan yang hanya menerima jaminan bpkb mobil mencoba memberikan gambaran perbedaan tersebut. Berikut sekilas penjelasan tentang gadai unit kendaraan vs jaminan bpkb.

Gadai Unit Kendaraan

  • Legalitasnya bukan jasa keuangan karena belum diatur regulasi resminya oleh pemerintah. Umumnya dikelola oleh perusahaan perorangan, koperasi atau bisnis otomotif seperti dealer mobil/motor.
  • Proses bisa sangat cepat bahkan hitungan menit karena dikelola pribadi dimana keputusan mutlak dipegang oleh pengelola. Produk ini adalah yang paling memiliki kecepatan tinggi dalam memberikan pinjaman uang.
  • Persyaratan sangat mudah dan sederhana cukup unit kendaraan dan bpkb-nya sesuai dengan nama nasabah, dana dapat langsung cair.
  • Dikenakan bunga global sepanjang batas waktu yang ditentukan. Jadi bukan berupa amortisasi bulanan layaknya di perbankan.
  • Jangka waktu pinjaman dengan unit kendaraan secara umumnya pendek, minggu atau beberapa bulan saja. Biasanya maksimal 6 bulan saja.
  • Pengelola biasanya memiliki usaha lain yang linear. Beberapa dealer mobil menjalankan usaha gadai unit kendaraan.
  • Tidak ada tindakan khusus untuk meminimalkan resiko pinjaman gadai yang macet. Jika nasabah tidak dapat membayar meskipun karena bencana, maka unit yang digadai akan menjadi milik kreditur.
  • Simulasi pinjaman biasanya tidak jelas, dan bahkan biasanya dapat dilakukan tawar menawar bunga.

Gadai Bpkb

  • Pada umumnya dikelola oleh perusahaan jasa keuangan resmi seperti bank, leasing, bpr dengan regulasi diatur dan diawasi OJK.
  • Proses pengajuan biasanya membutuhkan waktu 1 – 7 tergantung perusahaannya. Biasanya lembaga keuangan yang memberikan pinjaman dengan jenis jaminan kredit bpkb memiliki prosedur dan struktur organisasi yang jelas.
  • Persyaratan sangat lengkap dan sudah ditentukan oleh perusahaan. Syarat wajib adalah: KTP, NPWP dan KK (Kartu keluarga). Selain itu harus pula disediakan syarat subtitusi seperti slip gaji, rekening tabungan, PBB dan lainnya agar memenuhi syarat seperti cara cepat pinjam dana di Jogja.
  • Dikenakan bunga pinjaman yang diamortisasi per bulan. Keberadaan amortisasi ini memudahkan perhitungan saat melakukan pelunasan dipercepat.
  • Tenor cukup panjang. Biasanya mulai dari 12 bulan hingga 48 bulan.
  • Perusahaan pembiayaan sistem jaminan bpkb biasanya dimiliki oleh bank maupun lembaga leasing kredit mobil seperti yang ada di Tempat Gadai BPKB Mobil dan Motor Bandung..
  • Memiliki berbagai teknis meminimalisir resiko kredit macet. Jika karena bencana, unit hilang atau rusak, maka dicover asuransi. Itulah sebabnya jaminan wajib diasuransikan jika meminjam uang sistem gadai bpkb.
  • Adanya simulasi yang jelas. Bunga dan biaya lainnya sudah ditetapkan dengan sistem.

Masing-masing program gadai ini tentu memiliki keunggulan maupun kelemahan. Sebagai nasabah, anda bebas menentukan pilihan mana yang tepat serta menanggung segala resiko sesuai pilihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *